8 Makanan Yang Merusak Behel Dan Perlu Dihindari Selama Perawatan
Menggunakan behel atau kawat gigi membutuhkan perhatian ekstra, termasuk dalam memilih makanan. Behel terdiri dari bracket, kawat, dan komponen lainnya yang dapat mengalami kerusakan jika terkena makanan yang terlalu keras, lengket, atau sulit dikunyah.
Makanan yang tidak tepat bukan hanya dapat merusak behel, tetapi juga meningkatkan risiko gigi berlubang dan membuat kebersihan gigi menjadi lebih sulit dijaga.
Berikut 8 makanan yang sebaiknya dihindari selama menjalani perawatan behel.
1. Permen Keras
Permen keras seperti lollipop, permen batu, atau jenis permen lainnya dapat memberikan tekanan besar pada bracket dan kawat gigi saat digigit.
Kebiasaan menggigit permen keras dapat menyebabkan bracket lepas atau kawat gigi berubah posisi. Selain itu, kandungan gula pada permen juga dapat meningkatkan risiko gigi berlubang.
2. Es Batu
Mengunyah es batu merupakan kebiasaan yang sebaiknya dihindari, terutama bagi pengguna behel. Tekanan yang dihasilkan saat menggigit es dapat menyebabkan bracket lepas atau kawat mengalami kerusakan.
Jika ingin mengonsumsi minuman dingin, sebaiknya jangan mengunyah es batu yang ada di dalamnya.
3. Kacang-Kacangan yang Keras
Beberapa jenis kacang memiliki tekstur yang cukup keras dan dapat memberikan tekanan berlebih pada behel.
Kacang yang keras dapat terselip di antara bracket dan kawat, bahkan berisiko menyebabkan komponen behel terlepas. Jika ingin mengonsumsi kacang, pilih jenis yang lebih lunak atau sudah diolah menjadi tekstur yang lebih mudah dikunyah.
4. Popcorn
Popcorn, terutama biji jagung yang tidak meletup sempurna, dapat menjadi masalah bagi pengguna behel.
Kulit dan biji popcorn dapat terselip di antara gigi, bracket, dan gusi. Selain sulit dibersihkan, bagian yang keras juga dapat memberikan tekanan pada kawat atau bracket.
5. Makanan Lengket
Makanan seperti karamel, permen karet, nougat, dan makanan lengket lainnya dapat menempel pada bracket dan kawat gigi.
Selain sulit dibersihkan, makanan lengket juga dapat menarik atau mengganggu posisi komponen behel. Sisa makanan yang tertinggal juga dapat meningkatkan risiko penumpukan plak.
6. Keripik dan Makanan yang Sangat Renyah
Keripik, kerupuk, dan makanan renyah lainnya dapat patah menjadi bagian-bagian kecil yang terselip di sekitar behel.
Beberapa makanan dengan tekstur sangat keras juga dapat memberikan tekanan pada bracket. Jika tetap ingin mengonsumsi makanan renyah, sebaiknya potong menjadi bagian kecil dan kunyah dengan hati-hati.
7. Jagung Utuh dari Bonggolnya
Menggigit jagung langsung dari bonggolnya dapat memberikan tekanan yang cukup besar pada gigi dan behel.
Cara yang lebih aman adalah dengan memotong biji jagung terlebih dahulu menggunakan pisau, kemudian mengonsumsinya menggunakan gigi belakang secara perlahan.
8. Makanan yang Keras dan Harus Digigit Langsung
Apel utuh, wortel mentah, tebu, dan makanan keras lainnya sebaiknya tidak langsung digigit menggunakan gigi depan saat menggunakan behel.
Tekanan dari gigitan langsung dapat membuat bracket lebih mudah lepas. Sebaiknya makanan tersebut dipotong menjadi potongan kecil agar lebih mudah dikunyah.
Bukan Berarti Tidak Boleh Makan Sama Sekali
Menggunakan behel bukan berarti Anda tidak bisa menikmati berbagai jenis makanan. Namun, cara mengonsumsi makanan perlu disesuaikan.
Beberapa tips yang dapat dilakukan antara lain:
- Potong makanan keras menjadi bagian kecil.
- Hindari menggigit makanan langsung menggunakan gigi depan.
- Pilih makanan dengan tekstur lebih lunak setelah pemasangan atau kontrol behel.
- Hindari makanan yang terlalu lengket.
- Bersihkan gigi setelah makan.
- Gunakan sikat gigi khusus ortodonti atau alat pembersih tambahan sesuai anjuran dokter gigi.
Mengapa Makanan Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Behel?
Makanan yang terlalu keras atau lengket dapat menyebabkan bracket lepas atau kawat gigi bengkok. Jika hal ini terjadi, proses perawatan dapat terganggu dan waktu penggunaan behel mungkin menjadi lebih lama.
Selain itu, sisa makanan yang menumpuk di sekitar bracket dapat meningkatkan risiko plak, karang gigi, dan gigi berlubang.
Selama menjalani perawatan behel, sebaiknya hindari makanan yang terlalu keras, lengket, dan sulit dibersihkan. Permen keras, es batu, kacang keras, popcorn, makanan lengket, keripik, jagung utuh, serta makanan keras yang digigit langsung dapat meningkatkan risiko kerusakan pada behel.
Dengan memilih makanan secara lebih bijak dan menjaga kebersihan gigi secara rutin, perawatan behel dapat berjalan lebih optimal dan membantu menjaga kesehatan gigi serta gusi.
Ingin Konsultasi atau Perawatan Gigi Aman & Profesional? Hubungi klinik gigi terdekat atau percayakan kesehatan gigi Anda kepada tenaga ahli di klinik kami!
Konsultasi SekarangFeatured products
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?