Tahukah Kamu, Bahwa Gigi Kita Bisa Rusak Bukan Karena Lubang?


Banyak orang berpikir kerusakan gigi hanya terjadi karena gigi berlubang. Padahal kenyataannya, tidak semua masalah gigi diawali oleh lubang. Ada beberapa kondisi lain yang diam-diam dapat merusak gigi tanpa disadari.

Yuk, kenali penyebabnya agar kamu bisa mencegah kerusakan gigi sejak dini!

1. Gigi Aus Akibat Kebiasaan Menggertakkan Gigi (Bruxism)

Sebagian orang memiliki kebiasaan menggertakkan atau menggesekkan gigi, terutama saat tidur. Kondisi ini disebut bruxism.

Dampaknya:

  • Email gigi menipis
  • Gigi menjadi sensitif
  • Gigi tampak pendek atau rata
  • Nyeri rahang dan sakit kepala

Menariknya, gigi bisa rusak parah tanpa satu pun lubang.

2. Erosi Gigi karena Makanan dan Minuman Asam

Minuman bersoda, kopi, jus buah asam, atau kebiasaan sering ngemil makanan asam dapat mengikis lapisan email gigi.

Ciri-cirinya:

  • Gigi terlihat lebih transparan
  • Permukaan gigi terasa licin
  • Gigi mudah ngilu
  • Warna gigi menguning

Kerusakan ini disebut erosi gigi, berbeda dengan gigi berlubang yang disebabkan bakteri.

3. Gusi Turun (Resesi Gusi)

Gusi yang turun membuat akar gigi terbuka. Padahal, akar gigi tidak memiliki pelindung email sekuat mahkota gigi.

Akibatnya:

  • Gigi terasa ngilu saat dingin atau manis
  • Gigi tampak lebih panjang
  • Risiko kerusakan akar meningkat

Penyebab umum:

  • Sikat gigi terlalu keras
  • Penyakit gusi
  • Posisi gigi tidak rata

4. Retak atau Patah Mikro pada Gigi

Mengunyah es batu, membuka kemasan dengan gigi, atau kebiasaan menggigit benda keras dapat menyebabkan retakan kecil pada gigi.

Masalahnya:

  • Retakan sering tidak terlihat
  • Tidak selalu menimbulkan lubang
  • Bisa menyebabkan nyeri tajam saat menggigit

Jika dibiarkan, retakan bisa berkembang menjadi patah gigi.

Jadi, kerusakan gigi tidak selalu disebabkan oleh lubang. Beberapa penyebab lain yang sering tidak disadari antara lain:

  • Gigi aus karena bruxism
  • Erosi akibat makanan/minuman asam
  • Gusi turun
  • Retakan kecil pada gigi

Karena banyak kerusakan gigi tidak menimbulkan gejala di awal, pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sangat dianjurkan.

Jangan tunggu sampai gigi berlubang atau sakit!

Lakukan pemeriksaan rutin di Klinik Senyum Keluarga Dental Care agar kesehatan gigi tetap terjaga dan senyum selalu percaya diri

Konsultasi Sekarang

Featured products

Image
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?