Ternyata Ngorok Bisa Memengaruhi Struktur Rahang Dan Gigi, Benarkah?


Ngorok sering dianggap sebagai hal biasa yang hanya mengganggu pasangan atau orang di sekitar saat tidur. Padahal, jika terjadi terus-menerus, terutama disertai kebiasaan bernapas melalui mulut, ngorok dapat menjadi tanda adanya gangguan pernapasan saat tidur.

Menariknya, kondisi tersebut juga dapat berkaitan dengan perkembangan struktur rahang, posisi lidah, susunan gigi, hingga bentuk wajah, terutama pada anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan.

Lantas, bagaimana hubungan antara ngorok, rahang, dan gigi? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Hubungan Ngorok dengan Struktur Rahang?

Ngorok terjadi ketika aliran udara melalui saluran pernapasan menjadi terhambat sehingga jaringan di sekitar tenggorokan bergetar saat seseorang bernapas.

Pada sebagian orang, ngorok dapat disertai dengan mouth breathing atau kebiasaan bernapas melalui mulut. Jika kebiasaan ini berlangsung dalam jangka panjang, terutama sejak masa kanak-kanak, pola posisi lidah, bibir, dan rahang dapat ikut terpengaruh.

Dalam kondisi normal, lidah berada di posisi yang membantu mendukung perkembangan lengkung rahang atas. Namun, ketika seseorang lebih sering bernapas melalui mulut, posisi lidah dapat menjadi lebih rendah. Pada anak yang sedang tumbuh, kondisi ini berpotensi berhubungan dengan perubahan pola pertumbuhan rahang dan bentuk lengkung gigi.

Bagaimana Ngorok Bisa Berkaitan dengan Posisi Gigi?

Ngorok tidak secara langsung membuat gigi bergeser. Namun, gangguan pernapasan dan kebiasaan bernapas melalui mulut yang menyertainya dapat memengaruhi keseimbangan otot di sekitar mulut.

Beberapa kondisi yang dapat muncul antara lain:

  • Gigi tampak lebih berjejal.
  • Lengkung rahang atas menjadi lebih sempit.
  • Posisi gigi depan dapat berubah.
  • Muncul masalah gigitan atau maloklusi.
  • Mulut cenderung terbuka saat tidur.
  • Bibir sulit menutup dengan sempurna.

Perlu dipahami bahwa susunan gigi dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk genetik, pertumbuhan rahang, kebiasaan oral, posisi lidah, dan kondisi saluran pernapasan. Jadi, ngorok bukan satu-satunya penyebab gigi tidak rapi.

Anak yang Sering Ngorok Perlu Mendapat Perhatian Lebih

Pada anak, kebiasaan ngorok sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai hal normal, terutama jika terjadi hampir setiap malam.

Gangguan pernapasan saat tidur dapat berkaitan dengan kondisi seperti pembesaran amandel atau adenoid yang membuat saluran napas menjadi lebih sempit. Akibatnya, anak dapat lebih sering bernapas melalui mulut.

Jika berlangsung lama selama masa pertumbuhan, pola pernapasan tersebut dapat berkaitan dengan perkembangan rahang dan struktur wajah.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan orang tua antara lain:

  • Anak sering tidur dengan mulut terbuka.
  • Sering ngorok saat tidur.
  • Tidur gelisah atau sering terbangun.
  • Terlihat berhenti bernapas atau megap-megap saat tidur.
  • Sering bernapas melalui mulut pada siang hari.
  • Gigi terlihat semakin berjejal.
  • Terdapat perubahan pola gigitan.
  • Anak sering mengantuk atau sulit berkonsentrasi pada siang hari.

Jika beberapa tanda tersebut muncul, sebaiknya dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah terdapat gangguan pernapasan saat tidur.

Bagaimana dengan Orang Dewasa?

Pada orang dewasa, hubungan antara ngorok dan perubahan struktur rahang atau gigi tidak sesederhana pada anak yang masih mengalami pertumbuhan.

Struktur rahang orang dewasa sudah relatif terbentuk. Namun, ngorok dapat menjadi tanda adanya obstructive sleep apnea (OSA) atau gangguan pernapasan saat tidur lainnya.

OSA terjadi ketika saluran napas berulang kali mengalami penyempitan atau penyumbatan ketika tidur. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mendengkur keras, mengalami jeda napas, kemudian terbangun atau menarik napas kembali.

Karena itu, ngorok yang keras dan terjadi secara rutin sebaiknya tidak diabaikan.

Apakah Memakai Behel Bisa Mengatasi Ngorok?

Tidak selalu.

Behel atau perawatan ortodonti terutama bertujuan untuk memperbaiki posisi gigi dan hubungan gigitan. Pada kondisi tertentu, perawatan ortodonti dapat menjadi bagian dari penanganan masalah yang berkaitan dengan struktur rahang dan saluran napas, tetapi tidak semua kasus ngorok dapat diselesaikan dengan behel.

Jika seseorang sering ngorok, penyebabnya perlu diketahui terlebih dahulu. Dokter gigi, dokter spesialis THT, atau dokter yang menangani gangguan tidur dapat membantu menentukan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

Jangan Hanya Fokus pada Gigi

Jika anak sering ngorok dan memiliki gigi yang tidak rapi, jangan langsung berasumsi bahwa masalahnya hanya membutuhkan behel.

Jika setelah scaling Anda merasa gigi menjadi renggang, goyang, atau terdapat perubahan pada gusi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter gigi agar dapat diketahui penyebab sebenarnya. Dengan begitu, perawatan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi gigi dan gusi Anda.

Dokter gigi dapat mengevaluasi kondisi gigi, rahang, posisi lidah, serta pola gigitan. Jika ditemukan tanda yang mengarah pada gangguan pernapasan, pasien mungkin perlu mendapatkan evaluasi lebih lanjut dari tenaga medis terkait.

Pendekatan seperti ini penting karena kesehatan gigi, pertumbuhan rahang, dan kualitas pernapasan dapat saling berkaitan.

Kapan Harus Memeriksakan Ngorok?

Tidak semua ngorok berarti seseorang mengalami penyakit serius. Namun, pemeriksaan sebaiknya dipertimbangkan jika ngorok:

  • Terjadi hampir setiap malam.
  • Sangat keras dan mengganggu tidur.
  • Disertai jeda napas.
  • Disertai suara megap-megap atau tersedak saat tidur.
  • Membuat seseorang sering terbangun.
  • Menyebabkan rasa mengantuk berlebihan pada siang hari.
  • Terjadi pada anak secara rutin.
  • Disertai kebiasaan bernapas melalui mulut.

Disertai kebiasaan bernapas melalui mulut. Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin mudah menentukan langkah penanganan yang tepat.

Ngorok tidak secara langsung membuat gigi menjadi berantakan atau rahang berubah. Namun, ngorok yang berkaitan dengan gangguan pernapasan dan kebiasaan bernapas melalui mulut dapat berhubungan dengan perkembangan struktur rahang dan susunan gigi, terutama pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Ingin Konsultasi atau Perawatan Gigi Aman & Profesional? Hubungi klinik gigi terdekat atau percayakan kesehatan gigi Anda kepada tenaga ahli di klinik kami!

Konsultasi Sekarang

Featured products

Image
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?