Usia Berapa Sih Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?


Banyak orang tua mulai menyadari susunan gigi anak yang kurang rapi sejak usia dini. Ada yang giginya bertumpuk, maju, renggang, atau rahangnya terlihat tidak seimbang. Kondisi ini sering membuat orang tua bertanya, sebenarnya usia berapa anak boleh memakai kawat gigi atau behel?

Jawabannya, pemasangan kawat gigi pada anak tidak selalu harus menunggu remaja. Dalam beberapa kondisi, perawatan ortodonti justru lebih baik dilakukan lebih awal agar pertumbuhan gigi dan rahang dapat diarahkan dengan optimal.

Kapan Anak Bisa Mulai Memakai Kawat Gigi?

Secara umum, anak dapat mulai menjalani perawatan kawat gigi sekitar usia 7–14 tahun, tergantung kondisi pertumbuhan gigi dan rahangnya.

Pada usia sekitar 7 tahun, biasanya dokter gigi sudah dapat melihat apakah ada masalah pada susunan gigi maupun pertumbuhan rahang anak. Pemeriksaan dini penting untuk menentukan apakah anak perlu perawatan sejak awal atau cukup dipantau terlebih dahulu.

Sementara itu, pemasangan behel permanen paling sering dilakukan saat sebagian besar gigi permanen sudah tumbuh, yaitu sekitar usia 11–14 tahun.

Mengapa Pemeriksaan Ortodonti Sejak Dini Penting?

Tidak semua masalah gigi harus langsung dipasang behel. Namun, pemeriksaan lebih awal membantu dokter gigi mengetahui apakah ada kondisi yang perlu dicegah sebelum menjadi lebih parah.

Beberapa manfaat pemeriksaan ortodonti sejak dini antara lain:

  • Membantu mengarahkan pertumbuhan rahang
  • Mengurangi risiko gigi tumbuh berjejal
  • Memperbaiki kebiasaan buruk seperti mengisap jempol
  • Membantu posisi gigi permanen tumbuh lebih baik
  • Mengurangi kemungkinan pencabutan gigi di masa depan
  • Membantu meningkatkan rasa percaya diri anak

Tanda Anak Mungkin Membutuhkan Kawat Gigi

Berikut beberapa kondisi yang perlu diperhatikan orang tua:

1. Gigi Bertumpuk atau Berjejal

Jika gigi anak tumbuh tidak beraturan karena ruang rahang sempit, dokter mungkin akan menyarankan perawatan ortodonti.

2. Gigi Tonggos atau Terlalu Maju

Posisi gigi depan yang terlalu maju dapat memengaruhi penampilan sekaligus fungsi menggigit.

3. Gigi Atas dan Bawah Tidak Bertemu dengan Baik

Gigitan yang tidak sejajar bisa menyebabkan kesulitan mengunyah dan memengaruhi perkembangan rahang.

4. Anak Sulit Mengunyah atau Berbicara

Susunan gigi yang tidak rapi terkadang memengaruhi cara bicara dan kenyamanan saat makan.

5. Kebiasaan Buruk yang Memengaruhi Gigi

Kebiasaan seperti menggigit pensil, bernapas lewat mulut, atau mengisap jempol terlalu lama dapat memengaruhi bentuk rahang dan posisi gigi.

Apakah Semua Anak Harus Langsung Memakai Behel?

Tidak selalu. Pada beberapa kasus, dokter gigi mungkin hanya melakukan pemantauan rutin sambil menunggu pertumbuhan gigi permanen selesai.

Ada juga kondisi tertentu yang memerlukan alat ortodonti khusus selain behel, misalnya alat untuk membantu memperlebar rahang atau mengarahkan pertumbuhan gigi.

Karena itu, setiap anak memerlukan pemeriksaan yang berbeda sesuai kondisi mulut dan rahangnya.

Apakah Memakai Kawat Gigi pada Anak Aman?

Ya, perawatan kawat gigi aman dilakukan selama ditangani oleh dokter gigi yang tepat dan dilakukan pada waktu yang sesuai. Bahkan, perawatan sejak usia anak sering memberikan hasil yang lebih optimal karena tulang rahang masih dalam tahap pertumbuhan.

Namun, anak juga perlu disiplin menjaga kebersihan gigi selama menggunakan behel agar tidak muncul masalah seperti gigi berlubang atau radang gusi.

Tips untuk Orang Tua Sebelum Anak Memakai Behel

Sebelum memutuskan pemasangan kawat gigi, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan:

  • Ajarkan anak menjaga kebersihan gigi dengan baik
  • Biasakan kontrol rutin ke dokter gigi
  • Kurangi konsumsi makanan terlalu manis atau lengket
  • Berikan pemahaman bahwa perawatan behel membutuhkan waktu dan kedisiplinan
  • Pilih klinik gigi yang berpengalaman menangani perawatan ortodonti anak

Anak sebenarnya sudah bisa menjalani pemeriksaan ortodonti sejak usia 7 tahun untuk melihat perkembangan gigi dan rahangnya. Sementara pemasangan kawat gigi biasanya dilakukan saat gigi permanen mulai lengkap, sekitar usia 11–14 tahun.

Semakin cepat masalah susunan gigi terdeteksi, semakin besar peluang mendapatkan perawatan yang lebih efektif dan nyaman. Jadi, jika Ayah dan Bunda mulai melihat susunan gigi anak kurang rapi, tidak ada salahnya berkonsultasi lebih awal bersama Senyum Keluarga Dental Care agar kesehatan dan kerapian gigi Si Kecil tetap terjaga sejak dini.

Ingin Konsultasi atau Perawatan Gigi Aman & Profesional? Hubungi klinik gigi terdekat atau percayakan kesehatan gigi Anda kepada tenaga ahli di klinik kami!

Konsultasi Sekarang

Featured products

Image
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?
Kurang Nyaman Akibat Karang Gigi Menumpuk?